Monthly Archives: Juli 2014

Esai Malu (72) >

Esai Malu (72) > Berhitung menit menuju puncak malam, saya terbangun oleh deringan hape. Seorang teman yang bekerja sebagai terapis mengabarkan jika dirinya baru saja usai menerapi, dan dia menanyakan kesiapanku: “Apakah, Bapak masih menunggu?” Saya langsung menjawab “iya”. Pasalnya, tubuhku sangat letih setelah melewati perjalanan pesawat yang cukup meletihkan. Apalagi, kala tiba di hotel […]

Esai Malu (67) >

Esai Malu (67) > Saya ketiduran dari subuh hingga pukul 09.10 Wita. Padahal, saya harus ke tengah kota – saya diberi waktu oleh wali kota untuk membahas pembuatan buku kumpulan esai dari salah seorang sahabat, di rumah pribadinya pada pukul 10.00 Wita. Duh, saya sungguh telat. Anak perempuanku yang berniat ikut menumpang, kuturunkan di tepi […]