Monthly Archives: Desember 2013

MALU LAGI (210):

MALU LAGI (210): Langit gelap. Aku tetap saja mengetik seraya menunggu istriku menelepon untuk dijemput. Pasalnya, aku harus menjemput di kantornya bila hujan turun di kala sore. Berkali-kali, dia kuyup saat pulang dikarenakan aku tak menjemput dengan mobil dan membiarkannya naik ojek – dia tak suka bersembunyi di balik jas hujan pengojek yang katanya sangat […]

MALU LAGI (209):

MALU LAGI (209): Tak lama lagi, puncak malam bertengger. Mobil kulajukan ke kampung setelah menyaksikan pergelaran seni tradisi dan modern di kampung tetangga. Aku harus mengantar anak lelakiku sebelum pintu rumah kakak tertutup. Lagipula, aku berharap dapat menumpang di rumah teman untuk mengetik di teras hingga subuh lalu anak perempuanku terlelap di kamar adik perempuan […]

MALU LAGI (208):

MALU LAGI (208): Istriku meminta izin ke kampung menjenguk sekaligus menjaga ibu – jadwal rutinnya bila akhir pekan. Pun, kuberupaya agar aku mengantarnya jika ada jeda menulis buku yang sedang kukerjakan karena sangat mepet dan masuk dalam ruang deadline. “Tunggu aku menuntaskan dua bab, Mam …”. Asar meluncur, aku masih saja duduk di meja kerja […]