Monthly Archives: April 2013

Malu (359 – Edisi Khusus: CD Letih)

Malu (359 – Edisi Khusus: CD Letih): Sungguh aku sangat letih tiba di apartemen setelah dua malam berada di Cipanas. Inginku mengambil busana yang dicuci, tak kesampaian. Aku telat tiba. Petugas laundry telah lama menutup kiosnya kala aku tiba. Padahal, sebelum subuh harus bergegas ke bandara, tujuan Surabaya. Tak ada celana dalam bersih. Hanya ada […]

Malu ke-358

Malu (358): Aku ditertawakan banyak teman yang datang memijat di Cipanas. Malah, beberapa tamu ikut ternganga heran kala kami berbincang di warung, sebelum pulang mendengar kisahku. Pasalnya, bila tetamu datang berobat hanya satu kali pijat, maka aku malah mencoba beberapa nama yang dinilai hebat. Jadilah aku masih pagi, antre di depan pintu pemijat. Jelang siang […]

Malu ke-357

Malu (357): Aku ke Cipanas untuk mengikuti ‘ritual’ pijat oleh sebuah keluarga besar di perkampungan yang melakukan pengobatan. Kala tiba jelang tengah malam, aku langsung dilayani oleh pemijat yang piket. Pemijatan awal pun kudapat yang kata pemijatnya: “Peredaran darah dibuka dulu.” Pagi, aku dilayani pemijat dari 30-an orang yang aku pilih sesuai arahan teman. Usai […]

Malu ke-356

Malu (356): Sejak pagi, aku kedatangan tamu: teman, anak, dan istrinya. Masih terbilang pagi, seorang teman pengusaha yang sukses, membawakanku beragam sajian. Belum siang, teman kerja sebagai tim pembuat buku dan istrinya yang hamil empat bulan juga datang. Dan di sebuah warung, di kawasan Kalibata City, aku bersama pengusaha dan temanku yang lain juga datang. […]

Malu ke-355

Malu (355): “Jumat berduka. Baru saja saya melayat anak teman yang meninggal kemarin di sungai di Sidrap di hari terakhir outbond siswa pesantren. Ustaz Jefri meninggal karena kecelakaan. Usia tak terduga. Ajal pasti menjemput. Nikmati sisa hidup sebelum dunia menjadi sampah. Selamat menunaikan salat Jumat”. Kusimak dan kucermati pesan singkat yang dikirim istri sebelum aku […]

Malu ke-354

Malu (354): Beberapa teman lama mengajak ke rumahnya menginap, berobat ke daerah Jawa Barat, maupun janjian bertemu di mal. Sejak malam, ada yang sepakat bertemu pagi di rumahnya untuk membahas beragam hal, termasuk politik, budaya, dan bisnis. Juga ada yang menelepon mengajak makan pagi. Ada yang meminta ditemani makan siang. Ada yang mau bertemu di […]

Malu ke-353

Malu (353): “Aku ingin kembali ke Jakarta. Aku mau cari kerja …” – begitulah selalu kukatakan pada beberapa teman yang sukses. Maka sejak satu pekan di ibu kota, ada yang menawari membuat stasiun teve, ada mengajak kerja koran maupun majalah, ada yang membahas kemungkinan menjadi herbalis, ada yang mengajak bekerja di dunia film sebagai penulis […]