Monthly Archives: Oktober 2012

Malu (177)

Malu (177): Menanti asar. Menanti rebusan herbal. Menanti istri yang tak lama lagi pulang. Pun aku berupaya menambah kesibukan. Aku siapkan makanan. Gelas dan piring kotor kucuci. Sesekali mengaduk rebusan obat. Usai, aku keluar di dekat pintu pagar. Seraya melepas penat dan jenuh, kubuka i-Pad. Kujelajahi dunia maya. Sedang asyik ber-chating ria, seorang anak SD […]

Malu ke-176

Malu (176): Aku bergegas ke kampung. Tujuan: mengurus perpanjangan masa berlaku STNK mobil. Pun aku menyempatkan diri menepi di sebuah ATM, tepi kota. Kartu kumasukkan. Pin kutekan. Permintaan kulakukan. Terjawab, “Maaf, …”. Tak ada proses. Kumasukkan lagi. Proses ulang kulakukan. Tanda 1.000.000 ku-enter. Kartu keluar. Struk keluar. Terbaca pemotongan Rp 1.000.000. Tak ada uang yang […]

Malu ke-175

Malu (175): Letih. Tesergap kantuk. Perjalanan pulang dari Malino menuju kotaku menguras begitu banyak tenaga. Jalanan berkelok dan menurun, perlu ekstra hati-hati. Dan ketakutan akan kecelakaan membuatku sempat sekali singgah di tepi jalan untuk tidur. Ketika tiba di kota, istri dan anakku sepakat makan di kawasan tempat pelelangan ikan. Hanya saja, lampu traffic light berwarna […]

Malu 174

Malu (174): Sekaitan libur panjang dalam suasana Idul Adha, beberapa teman lama masa SMA pulang kampung. Kami sepakat bertemu dan rekreasi di Malino. Ada suami-istri dari Kinabalu, Malaysia. Ada yang sudah berstatus nenek dari Jawa Timur. Ada dari berbagai tempat. Kami bereuni kecil sambil membawa keluarga. Sore makan bersama. Malam bakar ikan. Hanya satu pondok […]

Malu ke-173

Malu (173): Masih sangat pagi, kularikan kendaraan ke arah kampung. “Kita singgah di mana tiba saat salat ied. Kalau dapat, kita salat di kampung sendiri. Kita bisa bertemu langsung dengan keluarga,” tuturku tanpa perlu lagi mengurai: “mengapa harus pergi meninggalkan rumah”. Suatu kesyukuran, kami tiba di alun-alun kampung sendiri. Kala akan melangkah melewati got tanpa […]

Malu (172): Edisi Khusus Idul Adha

Malu 172 (Edisi Khusus Idul Adha): Kedua kaki sangat letih. Setelah berkali-kali melibas anak tangga di kantor sebagai praktik kehebatan obat herbal racikan kami, aku kemudian melarikan mobil ke rumah. Nyaris tak ada ruang yang tak macet. Kaki pun kian capek. Pegal menginjak pedal gas, kopleng, dan rem. Hampir magrib, aku tiba. Istriku menanti di […]

Malu ke-171

Malu (171): Biasanya aku memilih jalan tol bila pulang dari kota ke arah rumah. Hanya saja, ada beberapa tempat yang mesti kusinggahi sehingga mengambil risiko melewati jalan protokol yang padat. Kulirik penunjuk jam di mobil, “Oh, jam pulang pegawai.” Namun … masih jauh dari lokasi yang biasanya sangat padat, mobil sudah mulai merayap. Di sebelah […]